Hukum hutam piutang – Siapa yang tidak tau tentang Hutang piutang, kegiatan ini sudah sangat lumrah di dalam kehidupan kita, dan tidak jarang dari kita pernah mengalami kesulitan untuk membayar hutang atau pihak yang kita pinjamkan mangkir dalam membayar hutang.
Hutang Piutang biasa dilakukan oleh orang perorangan namun hutang piutang juga biasa dilakukan di kalangan pebisnis. Seseorang yang akan membangun suatu bisnis biasa nya akan melakukan pinjaman atau mengajak seseorang untuk bekerja sama. Tidak jarang juga seseorang memulai bisnis nya dengan mengajukan pinjaman dengan bank resmi dengan menggunakan perjanjian-perjanjian yang mengikat guna mengatur hak dan kewajiban antara kedua belah pihak. Hal tersebut dilakukan supaya tidak akan terjadinya perbuatan mangkir yang dapat dilakukan oleh salah satu pihak.
Tetapi tidak jarang kejadian yang terjadi karna hutang piutang menimbulkan masalah yang menyebabkan permasalahan tersebut harus dibawa ke jalur hukum, yang disebabkan karena si peminjam mangkir dalam melakukan pembayaran kepada si pemberi pinjaman, yang mengharuskan si pemberi pinjaman membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.
Oleh karena itu, guna mengantisipasi perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada tindakan melawan hukum baik Pidana maupun Perdata oleh satu pihak dengan membuat perjanjian-perjanjian guna untuk mengikatkan diri kedua belah pihak, kita perlu melibatkan pengacara hutang piutang yang profesional.
Apabila hal itu benar-benar terjadi sebaiknya kita serahkan penuh permasalahan tersebut kepada pengacara guna melakukan langkah hukum dalam melakukan penagihan kepada si peminjam. Disini biasanya seorang pengacara akan melakukan langkah mediasi terlebih dahulu, apabila langkah mediasi sulit untuk dilakukan, maka sebaiknya kita meminta bantuan kepada Advokat.
Langkah yang dilakukan oleh Advokat untuk membantu kita menyelesaikan masalah tersebut dengan menyampaikan kepada pihak si peminjam untuk melunasi hutangnya
Apakah pihak yang mangkir membayar hutang dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib atau dipidanakan ?
Jika dilihat berdasarkan UU No. 39 Tahun 1999 pasal 19 ayat 2 (dua) tentang hak asasi manusia bahwa sengketa utang piutang tidak boleh dipidanakan penjara
Apabila telah memenuhi beberapa unsur yang telah diatur dalam pasal 378 KUHP maka si peminjan bisa dituntut pidana dikarenakan telah mangkir dalam kewajibannya dalam hutang piutang . Didalam UU Perdata pasal 1313 Kitab (KUHPer) terjemahan Prof. Subekti “Perjanjian adalah suatu perilaku yang dibuat dan dilaksanakan dengan satu orang atau lebih yang mengikat dirinya terhadap satu orang atau lebih”.
Namun Apabila kita telah melaksanakan langkah-langkah diatas dan kita belum juga menemukan titik terang dari permasalahan tersebut, maka kita menggunakan jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. ada 2 pilihan untuk menggunakan jalur hukum :
- Kita dapat melaporkan si peminjam kepada pihak Kepolisian dengan laporan atas perkara tuduhan telah melakukan penggelapan uang, hal ini sesuai dengan yang tertulis pada Pasal 372 KUHP dan penipuan Pasal 378 KUHP
- Atau dengan mengajukan gugatan Perdata (wanprestasi) ke pengadilan pada pihak si peminjam dengan meminta sejumlah ganti rugi yang sesuai dengan yang telah disepakati.
Jika dilihat secara lebih spesifik tentang perjanjian utang-piutang sebagai perbuatan pinjam-meminjam diatur didalam pasal 1754 KUH Perdata. Berdasarkan ketentuan pasal 1320 KUH Perdata, Ada syarat-syarat yang diperlukan agar perjanjian dapat dikatakan sah secara hukum : Adanya kesepakatan dari satu orang atau lebih dalam suatu perjanjian yang mengikatkan diri mereka, adanya Kecakapan, suatu hal tertentu, suatu sebab yang halal.
Apabila suatu perjanjian tersebut tersebut tidak memenuhi persyaratan yang ada, maka perjanjian tersebut tidak sah.
Dari sini bisa kita tarik sebuah kesimpulan bahwa melakukan perjalan hutang-piutang tidak selalu berjalan dengan mulus yang sesuai dengan ekspektasi kita. Sehingga sering menimbulkan sebuah permasalahan yang mengharuskan si pemberi pinjaman membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.
Demi meminimalisirkan resiko-resiko dari permasalahan yang ada, maka sebaiknya kita melibatkan seorang Pengacara Hutang-Piutang guna membantu permasalahan yang ada baik yang telah ataupun yang sedang dihadapi.
https://shorturl.fm/hfumm
https://shorturl.fm/SbA1X
https://shorturl.fm/np2vx
https://shorturl.fm/j02eA
https://shorturl.fm/Vm34N
https://shorturl.fm/6WwjZ
https://shorturl.fm/veFpz
https://shorturl.fm/kejSp
siteniz çok güzel devasa bilgilendirme var aradığım herşey burada mevcut çok teşekkür ederim
siteniz harika başarılarınızın devamını dilerim aradığım herşey bu sitede
siteniz çok güzel devasa bilgilendirme var aradığım herşey burada mevcut çok teşekkür ederim
siteniz çok güzel devasa bilgilendirme var aradığım herşey burada mevcut çok teşekkür ederim
siteniz çok güzel devasa bilgilendirme var aradığım herşey burada mevcut çok teşekkür ederim
Harika bir yazı olmuş, teşekkürler. Özellikle Bursa’nın yoğun trafiğinde neyle karşılaşacağımız belli olmuyor. Olası bir durumda elimde kanıt olması için kaliteli bir bursa araç kamerası almayı düşünüyorum. Bu yazı karar vermemde çok yardımcı oldu.
Bilgiler için çok sağ olun. Ben özellikle park halindeyken de kayıt yapabilen bir model arıyordum. Nilüfer gibi kalabalık yerlerde park etmek büyük sorun. Sanırım benim için en ideali hareket sensörlü bir bursa araç kamerası olacak.
Geçen ay küçük bir kazaya karıştım ve haklı olmama rağmen ispatlamakta zorlandım. O günden sonra hemen bir bursa araç kamerası araştırmaya başladım. Keşke bu olayı yaşamadan önce bu yazıyı okuyup önlemimi alsaydım.
Ben profesyonel olarak direksiyon sallıyorum ve güvenlik benim için ilk sırada. Şirket araçlarımızın hepsinde olduğu gibi şahsi aracıma da bir bursa araç kamerası taktırmak istiyorum. Hem caydırıcı oluyor hem de olası bir durumda sigorta süreçlerini hızlandırıyor.
Apartmanımızın otoparkı çok güvenli değil, daha önce birkaç aracın aynası kırılmıştı. Sadece sürüş anı değil, park halindeyken de aracımı koruyacak bir bursa araç kamerası benim için en doğru çözüm olacak gibi görünüyor.